terry semel CEO Yahoo!

Terry Semel (lahir pada tanggal 24 Februari 1943 di Brooklyn, New York, Amerika Serikat) ayah Semel adalah mantel desainer perempuan dan ibunya adalah seorang eksekutif perusahaan bus. Dia dibesarkan di Terrace Bay, sebuah komunitas di Bayside, Queens. Pada usia 23 tahun, ia lulus dari Long Island University di Brooklyn dengan BS gelar di bidang akuntansi,Sebelum menjadi CEO Yahoo, Semel  bekerja selama 24 tahun di Warner Bros, di mana ia menjabat sebagai ketua dan pejabat. Setelah itu dia memutuskan untuk keluar dari Warner Bross dan pindah ke Yahoo. Nama Yahoo tentu sudah tidak asing lagi ditelinga kita, tidak hanya orang yang bergelut di dunia IT, namun orang- orang lain pun tau dan menggunakan berbagai fasilitas yang ditawarkan oleh Yahoo, seperti Yahoo messenger, Yahoo mail, dll. Dibalik kesuksesan Yahoo ini ada berbagai pihak dan berbagai orang, Selain pendirinya (Jerry Yang dan David Filo).  Adalah seorang Terry Semel yang membawa yahoo menjadi sebuah perusahaan yang besar dan semakin berkembang. Buktinya Terry Semel saat menjabat menjadi CEO Yahoo menjadi CEO no. 5 yang memilki penghasilan tertinggi (US$ 174 Juta) versi majalah kenamaan Forbes tahun 2007.

 

Dari Film CEO tersebut, menurut saya kunci keberhasilan Terry Semel membawa yahoo menjadi perusahaan yang besar, jika dianlisa dari sisi Manajemen Sumber Daya Manusia adalah:

  • Faktor Komitmen

Sebagai seorang pemimpin dalam perusahaan besar, Terry Semel selalu menanamlkan komitmen yang kuat tentang tanggungjawab pekerjaan kepada tiap kayawan di Yahoo. Dengan adanya komitmen seluruh karyawan, prestasi perusahaan menjadi meningkat.

  • Pengakuan dan pelibatan karyawan dalam pengambilan keputusan.

 

Terry semel merupakan tipe pemimpin yang Partisipatif, dia mengubah Yahoo yang sudah diambang kehancuran saat itu, karena pesaingnya Google telah membeli saham Youtube. Tipe pemimpin yang partisipatif snagat di butuhkan dalam kondisi ini karana akan membirikan dampak baik bagi perusahaan yaitu  menjadi kreatif, dan inovatif tampil sebagai sebuah tim, memecahkan masalah yang kompleks, meningkatkan kualitas, dan menyediakan layanan pelanggan yang luar biasa. gaya ini menyajikan sebuah medium bahagia antara lebih dari mengendalikan (mikromanajemen) dan tidak terlibat dan cenderung dilihat dalam organisasi yang harus berinovasi untuk makmur. Mitch Mc Crimmon (2007) menulis bahwa menjadi pemimpin yang partisipatif berarti melibatkan anggota tim dalam pembuatan keputusan, dalam pelibatan anggota tim dalam pengambilan keputusan terdapat  makna Pengakuan karyawan dalam pengambilan keputusan di suatu organisasi. Jika karyawan diperlakukan seperti hal tersebut dia akan mengangap bahwa dirinya merupakan bagian dari perusahaan, dan apa yang dilakukanya sekecil apapun iitu tentu sangat berpengaruh pada kinerja perusahaan seluruhnya.

 

 

 

 

 

 

 

About lanamichi

just wanted to share experiences, stories and add to friends
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s