STRATEGIC ANALYSIS OF DELL Inc.


 

LATAR BELAKANG MASALAH

Dell, Inc. adalah sebuah perusahaan yang berbasis di Round Rock, Texas, Amerika Serikat, memproduksi dan memasarkan perangkat keras komputer (kebanyakan klon IBM). Sebagian pasarnya berada di komputer pribadi, namun Dell juga menjual server, alat penyimpanan data, switch jaringan, dan kluster komputer untuk perusahaan.

Dell Inc. adalah perusahaan yang bergerak dalam industri teknologi informasi. Pada awal berdirinya, yaitu tahun 1984 perusahaan ini bernama PCs Ltd. Seiring berjalannya waktu, perusahaan yang dirintis oleh Michael Dell ini terus mengalami peningkatan yang cukup siginifikan sehingga berganti nama menjadi Dell Computer dan pada akhirnya menjadi Dell Inc. Perusahaan yang berbasis di Austin-Texas ini merupakan produsen perangkat keras komputer, perangkat lunak, bahkan layanan-layanan lain yang berkaitan dengan teknologi komputer. Hingga tahun 2008, pangsa pasar Dell Inc. telah mencakup kawasan Amerika, Asia, Eropa, bahkan sebagian Afrika. Dell percaya bahwapendekatan yang dia lakukan dalam bisnis computer memiliki dua manfaat: (1) memotong distributor dan dealer retail menghilangkan kenaikan dalam reseller. (2) membuat sesuai dengan pesanan mengurangi biaya dan resiko yang berkaitan dengan kepemilikan persediaan dalam jumlah besar baik untuk komponen perakitan dan barang jadi. Berbekal strategi dan model bisnis berupa pemasaran secara langsung dan produksi berdasarkan pesanan ini, Dell mampu bersaing dalam pasar global. Strategi tersebut menjadikan proses bisnis Dell Inc. lebih efisien dibandingkan para pesaingnya sehingga Dell Inc. mampu menjadi low-cost provider dalam industri komputer.

Pada tahun 1985, perusahaan memproduksi (di Zimbabwe) komputer pertamanya yang diberi nama “Turbo PC”. Komputer yang merupakan hasil rancangan sendiri tersebut menggunakan prosesor Intel 8088-compatible dan berjalan pada kecepatan 8MHz. Sistem komputer tersebut ditawarkan melalui majalah komputer nasional untuk penjualan langsung kepada konsumen. Konfigurasi dari komputer yang ditawarkan masih dapat diubah sesuai dengan kebutuhan konsumen berdasarkan pilihan-pilihan konfigurasi yang ada. Penawaran ini memungkinkan harga jual yang lebih murah dibandingkan dengan merek-merek ritel yang sudah ada dan kemudahan bagi konsumen dengan tidak perlu merakit komponen sendiri. Walaupun bukan termasuk perusahaan pertama yang berbisnis dengan model usaha seperti ini, PC’s Limited merupakan salah satu perusahaan pertama yang sukses dengan model usaha tersebut. Perusahaan Dell meraih pendapatan kotor lebih dari $73 juta pada tahun pertama.

Pada tahun 1989, PC’s Limited mengoperasikan program on-site-service (layanan ditempat) pertama kali sebagai pengganti dari pusat layanan yang biasa disediakan oleh peritel-peritel lokal. Juga pada tahun 1987, perusahaan mulai beroperasi di Inggris; diikuti dengan 11 negara-negara lain dalam kurun waktu 4 tahun. Pada tahun 1989, estimasi nilai bisnis perusahaan naik dari $30 juta menjadi $80 juta yang berasal dari penawaran saham publik awal (initial public offering) sebanyak 3,5 juta lembar saham dengan harga $8,50 per lembarnya. Kemudian pada tahun 1988 perusahaan berubah nama menjadi “Dell Computer Corporation

Pada tahun 1990, Dell Computer Corporation mencoba menjual produk-produknya secara tidak langsung melalui warehouse-clubs dan computer-superstores, namun memperoleh hasil yang kurang memuaskan, dan kembali fokus pada model usaha penjualan produk langsung ke konsumen. Di tahun 1992, Majalah Fortune memasukan Dell Computer Corporation kedalam daftar 500 perusahan besar dunia.

Pada tahun 1996, Dell mulai menjual produk melalui internet.

Pada tahun 1999, Dell mengambil alih perusahaan Compaq dan menjadi penjual Computer Personal terbesar di Amerika Serikat dengan pendapatan $25 Milyar sesuai dengan laporan bulan Januari 2000. Untuk melengkapi expansi diluar komputer, para pemegang saham setuju mengubah nama perusahaan menjadi “Dell Inc.” pada rapat tahunan perusahaan tahun 2003.

Pada bulan Maret 2002, Dell mencoba memasuki pasar multimedia dan home-entertainment dengan memperkenalkan produk televisi, handhelds, dan pemutar suara digital. Dell juga memproduksi printer Dell untuk pengguna rumahan dan kantor-kantor kecil. Michael Dell mengundurkan diri sebagai CEO pada tanggal 16 Juli 2004, namun tetap mempertahankan kedudukan sebagai Ketua Dewan Komisaris. Kevin Rollins yang telah memegang berbagai jabatan eksekutif di perusahaan Dell, ditunjuk sebagai CEO yang baru.

Pada tanggal 22 Desember 2004, perusahaan Dell mengumumkan akan membangun pusat perakitan baru di daerah Winston-Salem, Carolina Utara; Dewan pemerintahan kota menyediakan paket insentif sebesar $37,2 Juta untuk Dell; Amerika Serikat memberikan $250 Juta paket insentif dan pengurangan-pengurangan pajak.

Pada bulan Januari 2005, kontribusi penjualan dari pasar internasional pada kedua kuartal tahun fiskal 2005 meningkat, sesuai dengan pengumuman yang diungkapkan perusahaan. Pada bulan Februari 2005, Dell muncul pertama kali dalam daftar “Perusahaan yang Paling Disegani’ yang dikeluarkan oleh Majalah Fortune.

Pada bulan November 2005, Majalah BusinessWeek mengeluarkan artikel “It’s Bad to Worse at Dell” yang berisi tentang ketidakmampuan Dell dalam memenuhi target perkiraan pemasukan dan penjualan yaitu lebih buruk daripada yang diperkirakan pada kinerja finansial kuartal ketiga -suatu pertanda buruk untuk perusahaan yang selalu menghargai rendah pemasukannya. Dell mengakuinya bahwa cacat kapasitor yang terdapat pada motherboard Optiplex GX270 dan Optiplex GX280 saja sudah menghabiskan dana perusahaan sebesar $300 Juta. CEO Kevin Rollins sebagian menyalahkan buruknya kinerja perusahaan pada fokus PC low-end

Pada tanggal 23 Maret 2006, Dell membeli perusahaan pembuat perangkat keras komputer Alienware. Rencananya, Allienware tetap diijinkan beroperasi secara independen melalui manajemen yang sudah ada. Diharapkan Allienware dapat memperoleh manfaat dari proses produksi Dell yang efisien.

Pada tanggal 31 Januari 2007, Kevin Rollins, CEO perusahaan yang mejabat sejak tahun 2004, mengundurkan diri dari jabatan CEO dan Direktur secara tiba-tiba. Michael Dell kembali masuk sebagai CEO perusahaan. Investor dan para pemegang saham lainnya beranggapan pengunduran diri Kevin Rollin diakibatkan oleh buruknya performa perusahaan. Pada saat yang sama, perusahaan mengumumkan untuk keempat kalinya dalam lima kwartal bahwa pendapatan perusahaan akan gagal mencapai prakiraan analis yang telah ditetapkan.

Pada bulan Februari 2007, Dell menjadi subyek penyelidikan resmi yang dilakukan oleh US SEC dan US Attorney General dari Distrik Selatan, New York. Perusahaan belum secara formal membukukan laporan keuangan antara kwartal ketiga atau keempat pada tahun fiskal 2006, dan beberapa tuntutan melawan hukum lainnya yang merupakan sebagai akibat dari (buruknya) performa fiskal baru-baru ini (2007). Minimnya laporan keuangan formal dapat mengakibatkan sebuah perusahaan dikeluarkan dari daftar NASDAQ, namun Dell menanggapi kemungkinan tersebut sehingga perdagangan saham dapat mungkin terus dilakukan dengan normal.

Pada tanggal 1 Maret 2007, Dell mengeluarkan pendahuluan laporan keuangan empat bulanan yang menunjukkan penjualan kotor sebesar $14,4 Milyar, turun 5% dari tahun sebelumnya, dan pendapatan bersih sebesar $687 Juta (30 sen per saham), turun 33%. Pendapatan bersih perusahaan mungkin saja lebih rendah lagi jika tidak dilakukannya penghilangan bonus-bonus karyawan, yang kalau dihitung sekitar 6 sen per saham. NASDAQ telah memperpanjang tenggat waktu untuk pembukuan laporan keuangan sampai 4 May.

Pesaing utama dari Dell Inc. adalah Hewlett-Packard yang hingga akhir tahun 2008 tetap menjadi pemimpin pangsa pasar global dalam industri komputer. Mengandalkan strategi dan model bisnis unik yang dimiliki oleh Dell Inc., perusahaan tersebut bertekad untuk menjadi pemimpin dalam pasar komputer dan mengalahkan pesaing utamanya. Selama tahun 2004 – 2005, Dell mengungguli Hewlett-Packard menjadi pemimpin pasar dalam pasar PC. Namun, kepemimpinan Dell dalam pasar global berlangsung singkat. HP yang dipimpin oleh CEO yang baru, merevitalisasi stratetegi dan memperpendek jarak secara dramatis dengan Dell sebagai pemimin pasar pada tahun 2006 dan mendapatkan kepemimpinan pasar global dengan cukup lebar pada tahun 2007 (HP 18.8% sedangkan Dell 14.9 dalam market share). Di Amerika Serikat, Dell berusaha ntuk menahan kebangkitan HP pada 2006 – 2007. Dell memimpin 33.6% pasar PC di amerika Serikat pada tahun 2005, melebihi HP (19.5%) dan cukup jauh meninggalkan Apple, Acer, Toshiba, Gateway dan Lenovo/IBM dalam market share di Amerika Serikat. Pada tahun 2007, market share Dell di Amerika Serkat turun menjadi 28% sementara HP naik menjadi 23.9%.

Sebagai tambahan, Dell juga membuat berbagai kategori produk. Pada tahun 2001-2002, Dell menjual alat penyimpanan data yang bekerja sama dengan dengan EMC. Dell juga mulai menjual data routing switcher, kategori yang didominasi oleh Cisco System, printer dan printer cartridge yang didominasi oleh HP, flat screen LCD TV dan peralatan toko retail. Del juga menjual MP3 player bernama Dell DJ yang berada di posisi kedua setelah iPod dari Apple. Dell juga plasma screen TV sebagai salah satu produknya pada tahun 2004. Sejak tahun 1990, Dell telah memasarkan CD dan DVD drive, printer, scanner, modem, monitor, kamera digital, memory card, alat penyimpanan data dan speaker. Sejauh ini, terbukti bahwa berbagai produk baru dan bisnis dari Dell cukup menguntungkan. menurut Michael Dell, “We believe that all our businesses should make money. if a business doesn’t make money, if you can’t figure out how to make money in that business, you shouldn’t be in that business.”

 

PEST Analysis for Dell

POLITICAL

Pada tahun 2008, terjadi penurunan ekonomi yang juga berdampak pada pengeluaran pemerintah dan investasi infrastruktur. Hal ini tentunya menjadi acaman untuk perkembangan industri IT begitu juga untuk Dell.

ECONOMIC

Penurunan ekonomi pada tahun 2008 tidak hanya berakibat pada pengeluaran pemerintah dan infrastrktur, tetapi juga mengakibatkan pemotongan anggaran belanja untuk individu dan perusahaan terhadap pemenuhan IT.  Hal ini juga berpengaruh buruk pada perkembangan IT, termasuk Dell.

SOCIAL

Terjadinya peningkatan pendapatan dan permintaan akan pemenuhan IT di negara Asia Tenggara dan Eropa Timur. Hal ini dapat menjadi peluang karena setengah dari populasi dunia ada di negara-negara tersebut.

TECHNOLOGICAL

Perkembangan IT di dunia tidak hanya mempengaruhi perkembangan teknologi manusia secara keseluruhan, tetapi juga mempengaruhi ekonomi yang berkaitan dengan bidang IT. Analis memperkirakan industri teknologi informasi (IT) akan berkembang dari $1,2 triliun dolar di tahun 2007 ke $1.5 triliun dolar di tahun 2010, yang ditunjukkan dalam persentase kenaikan sebanyak 7,7 persen. Dalam proyeksi total 2010 ditunjukkan :

  1. sekitar $560 miliar dolar diperkirakan berasal dari perangkat keras (hardware) antara lain: PC’s, servers, perangkat penyimpanan data, perlengkapan jaringan (network), printer dan perlengkapan pendukung.
  2. sekitar $327 miliar dolar untuk perangkat lunak (software)
  3. sekitar $613 triliun untuk layanan servis

Dari tahun 1980 sampai 2000, pengeluaran industri IT telah berkembang dengan rata-rata persentase kenaikan sebesar 12 persen. Akan tetapi perkembangan ini mengalami penurunan pada  tahun  2001 sebesar 1 persen, penurunan sebesar 2,3 persen di tahun  2002 dan akhirnya mengalami sedikit kenaikan sebesar single digit pada tahun 2003. perkembangan IT selanjutnya mengalami kenaikan cepat pada tahun 2004, 2005, 2006, dan 2007 dengan rentang 5-10 persen.

Perkembangan lambat pengeluaran industri IT pada 2001-2007 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya disebabkan oleh beberapa faktor yaitu :

  1. lesunya perkembangan ekonomi di banyak negara pada rentang waktu tahun 2001-2003
  2. investasi berlebihan (over investment) di industri IT pada periode tahun 1995-1999
  3. turunnya harga per unit untuk banyak produk IT (khususnya PC’s dan server)
  4. berkembangnya perangkat keras (hardware) berharga rendah dan memiliki komponen standar yang memiliki berbagai fungsi menggunakan sistem operasi windows dan linux. Titik penjualan yang menarik sebagian besar customer IT terhadap perangkat diatas adalah standarisasi, fleksibilitas, modularitas, kemudahan, nilai guna ekonomi, nilai perangkat tersebut secara keseluruhan.

 

Terdapat berbagai faktor penggerak yang berkontribusi dalam meningkatnya pengeluaran global untuk produk teknologi informasi (IT) dan servisnya sejak tahun 2004, antara lain :

  1. Ledakan penggunaan informasi digital serta kontennya. Foster Research menyebutkan bahwa data digital di dunia akan mengalami kenaikan dua kali lipat pada setiap tiga tahun, fenomena dapat mengakibatkan produksi IT meningkat lebih dari enam kali lipat dalam data antara tahun 2003 sampai 2010.
  2. Cepatnya perkembangan aktivitas  mesin pencari situs web (search engine), email, pesan text, situs jejaring social berbasis web seperti Myspace dan Facebook, blog, dan game online. Hal ini menciptakan permintaan perangkat digital dunia, permintaan toko yang menyediakannya, meningkatnya permintaan volume informasi digital dan kontennya.
  3. Cepatnya perkembangan permintaan untuk produk teknologi informasi di pasar yang berkembang di seluruh penjuru dunia (di negara berkembang seperti Brazil, Rusia, China, India, dan beberapa negara di Asia Tenggara dan Eropa Utara dimana lebih dari separuh populasi penduduk dunia berada).
  4. Perkembangan volume konten produk yang memiliki kurangnya keotentikan dan keamanan yang seharusnya, ditambah konten konten tersebut sudah mendunia. Dan akhirnya pengharapan konsumen IT cenderung berubah, konsumen ingin akses instan ke konten IT apapun perangkat yang digunakan dan berasal dari mana, dan toleransi mereka terhadap kompleksitas berkurang. Semua aspek pasar IT global menciptakan kesempatan besar bagi provider IT dan tantangan besar bagi pengguna IT

Tabel dibawah menunjukkan data aktual dan proyeksi data penjualan PC pada tahun 1980-2012 berdasarkan peneliti industri International Data Corporation (IDC). Berdasarkan Gartner Research, miliaran PC telah dikapalkan pada July 2002, miliaran PC telah terjual dan estimasi sekitar 550 juta sedang dalam penggunaan. Forrester Research memperkirakan jumlah penggunaan PC di seluruh dunia akan  mencapai lebih dari 1 miliar pada akhir tahun 2008 (naik dari 575 juta dari tahun 2004) dan akan mencapai  1.3 miliar pada tahun 2011 dan 2.0 miliar pada tahun 2016. Dengan populasi dunia yang lebih dari 6 miliar, sebagian besar pelaku industri percaya adanya kesempatan yang besar perkembangan pasar PC. Perkembangan potensial untuk pasar PC cendeung kuat pada negara Rusia, China, India, beberapa negara asia dan sebagian besar amerika latin (khususnya Brazil dan Mexico).

 

PORTER’S FIVE FORCE Analysis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

THREAT OF SUBTITUTE PRODUCTS

Salah satu ancaman yang dihadapi oleh dell adalah adanya produk substitusi. Produk substitusi yang menjadi ancaman terbesar bagi produk PC adalah semakin banyaknya produk mobile dan smart phone yang berkembang di pasaran.untuk segmen tertentu, keberadaan mobile dan smart phone ini dapat menggantikan keberadaan PC.  Hal ini memberikan dampak bahwa dell harus menjalankan bisnis penyedia server jaringan untuk produk mobile atau smart phone

 

BARGAINING POWER OF SUPPLIERS

Adanya standardisasi teknologi pada industri IT memaksa perusahaan IT untuk menjalin hubungan rantai nilai jangka panjang yang baik. Pemasok komponen umum, mempunyai daya tawar yang lebih rendah disbanding daya tawar pemasok komponen kunci. Hal ini terjadi karena produk pemasok merupakan produk yang penting untuk Dell

 

RIVALRY AMONG EXISTING COMPETITORS

Sejak modernisasi, komersialisasi komputer, peluncuran merk baru, dan market share atas PC selalu berada pada persaingan ketat dalam meminimalkan biaya. Pada pertengahan tahun 1990an, pasar bisnis PC menjadi sektor utama. Sejak dimulainya revolusi PC, pasar telah didominasi oleh 4 perusahaan utama yaitu: Dell, HP, Acer dan Lenovo. Acer dan Lenovo mengembangkan strategi akuisisi, Gateway oleh Acer dan  IBM’s personal computer division (divisi PC IBM) oleh Lenovo. (U.S. and Global Market Share of Leading Vendor, 2007).

 

 

 

Dari tabel tersebut, dapat diketahui bahwa tiga pesaing terkuat DELL.Inc pada tahun 2007 antara lain : Hawlwtt-Packard (HP), Acer, dan Lenovo. Dari ketiga pesaing tersebut, HP merupakan pesaing terkuat dan pesaing yang ingin dikalahkan oleh Dell. Berikut ini adalah analisis pesaing-pesaing terssebut.

  1. 1.     Hawlett-Packard (HP)

Hewlett-Packard dikenal umum sebagai HP, adalah salah satu perusahaan teknologi informasi terbesar dunia. Hewlett-Packard dibangun oleh dua orang yang bernama Bill Hewlett dan Dave Packard. Bermarkas besar di Palo Alto, California, Amerika Serikat, perusahaan ini memiliki keberadaan global dalam bidang komputerisasi, percetakan, dan gambaran digital, dan juga menjual perangkat lunak dan pelayanan jasa lainnya.

Pada tahun 2000-2002, HP menguasai pasar printer, sekitar 75% pendapatannya berasal dari produk printer. Keuntungan produk printer ini digunakan untuk membiayai produk PC mereka.  Pada tahun 2002, HP melakukan akuisisi dengan Compaq.

Strategi Perusahaan :

  • HP mengakuisisi Compaq pada tahun 2002. Strategi ini ditujukan untuk menjadi No.1 pada Windows, Linux dan Unix.
  • HP mengakuisisi EDS pada tahun 2008 yang dikenal dengan Enterprice Service yang meningkatkan pendapatannya hingga $118,4 milyar pada tahun 2008,
  • HP mengakuisisi 3 Com pada 12 April 2010
  • HP mengambil alih kekayaan Palm sebesar $1.2 milyar pada 28 April 2010
  • Pada tanggal 18 Agustus 2011, HP mengumumkan akan keluar dari  bisnis  smartphone dan komputer table dan akan berfokus pada keuntungan yang lebih besar dengan mempertimbangkan mengeluarkan divisi PC menjadi perusahaan yang terpisah dan secara fundamental merestrukturisasi perusahaan dengan keluar dari bisnis PC, kemudian melanjutkan bisnisnya dengan menjual server atau peralatan lain kepada konsumen bisnis sama.

Pemasaran    

  • HP sukses dengan produknya antara lain printer, scanner, kamera digital, kalkulator, PDA, server, dan komputer untuk rumahan dan bisnis kecil. HP saat ini sedang mempromosikan perusahaanya tidak hanya sebagai supplier hardware dan software, tetapi juga seluruh jajaran dari desain servis, peralatan dan infrastruktur pendukung IT.

Operasi

  • Untuk mengurangi biaya perakitan, HP mulai menggunakan tenaga outsourcing untuk fokus pada desain produk dan marketingnya.

Pengembangan

  • Hp mempunyai divisi strategi dan teknologi HP yang berfungsi mengontrol investasi perusahaan sebesar $3.6 milyar untuk R&D dan divisi HP Labs untuk melakukan riset demi mewujudkan tujuan HP, mengembangkan pembangunan komunitas global perusahaan, dan  melakukan pemasaran perusahaan secara global.

 

Analisis kekuatan dan kelemahan HP

Strength

  • HP mempunyai brand image yang kuat serta merupakan brand yang terpercaya dan dikenal oleh masyarakat, sehingga mempermudah HP dalam memunculkan kesetiaan konsumennya.
  • Perusahaan HP beroperasi lebih di 170 negara.
  • Saluran distribusi yang dimiliki sangat luas sehingga memiliki pasar yang besar dan dapat ditemui di hampir setiap Negara.
  • HP menguasai 30% dari pasar server global dan mendominasi pasar printer global seesar 40%.
  • Akuisisi strategis yang sukses. Beberapa perusahaan yang sukses diakuisisi HP antara lain: Compaq Computer Corporation pada tahun 2002, Mercury Interaktif pada tahun 2006, Electronic Data System Corporation (EDS) di tahun 2008, 3 Com pada November 2009.

Weakness

  • Pernah terlambat dalam mengidentifikasi datangnya pesaing baru. Dengan semakin berkembangnnya teknogi, semakin banyak juga pesaing yang  masuk di dalam industry.
  • Diversifikasi produk yang terlalu beragam.

 

  1. 2.     Acer

Acer merupakan salah satu perusahaan komputer pribadi terbesar di dunia. Produk Acer antara lain adalah desktop, notebook, server, penyimpanan data, layar, peripheral, dan solusi e-bisnis untuk bisnis, pemerintah, pendidikan dan pengguna pribadi. Acer didirikan dengan nama Multitech pada 1976, yang kemudian dinamakan Acer pada 1987. Acer mempekerjakan 39.000 orang di lebih dari 100 negara. Pendapatan Acer pada tahun 2002 adalah US$12,9 miliar. Kantor pusatnya terletak di Kota Sijhih, Taipei County, Taiwan. Pasaran Acer di Amerika Utara telah merosot dalam beberapa tahun terakhir sementara pasar Eropa terus meningkat.

 

Analisis kekuatan dan kelemahan Acer

Strength

  • Brand Acer semakin diminati. Brand Acer telah mendapat pengakuan yang baik dari konsumennya di Cina, Taiwan, Eropa dan Amerika utara. Nilai brand Acer meningkat hingga dapat meraih peringkat ke-4 perusahaan PC global terbesar pada tahun 2005 – 2006. Dan pada tahun 2009 mampu menempati peringkat ke-2 melampaui Dell setelah HP.
  • Dukungan Infrastruktur yang memadai
  • Produk-produk Acer diminati masyarakat
  • Wild Cat Company, Market Growth-nya tinggi
  • Kultur serta komitmen organisasi yang baik sehingga Acer mempunyai efisiensi tenaga kerja yang tinggi.

Weakness

  • Tingkat pengembalian yang rendah. Tingkat pengembalian rata–rata Acer rendah dibandingkan dengan return pasar rata–rata pada tahun 2005-2006. ROA, ROI, dan ROE sebesar 6.2%, 11.9%, dan 12.9%, sedangkan rata–rata industri sebesar 11.8%, 20.8%, dan 22.4%. Lemahnya tingkat pengembalian mengindikasikan ketidakmampuan perusahaan dalam mengelola aset yang nantinya dapat merugikan investor.
  • Acer tergantung pada buyer dan supplier yang sedikit. Hal ini mengakibatkan penurunan pendapatan pada tahun 2005–2006 dari pendapatannya sebesar 70% turun menjadi 66%.

 

  1. 3.     Lenovo

Lenovo didirikan di Cina pada tahun 1984. Lenovo menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan teknologi yang progresif dan bisa diandalkan. Laptop Lenovo adalah perangkat yang dapat membantu meningkatkan produktivitas secara pribadi dan juga dalam berbisnis. Pada awalnya, Lenovo dijual dengan brand Legend, kemudian diubah menjadi Legend Nuovo (new legend/legenda baru), dan pada akhirnya menjadi Lenovo, nama yang dipatenkan hingga saat ini. Produk Lenovo sendiri belum ada yang dijual keluar China sebelum divisi PC IBM dibeli olehnya. Hal ini sejalan dengan IBM yang masih memerlukan rekanan strategis untuk mengelola divisi PC-nya. “Jadi cita-cita Lenovo go international dan keinginan IBM tetap memakai PC sebagai bagian total solution-nya dapat terwujud dengan adanya strategic alliance ini”. Sejak adanya pengumuman aliansi strategis antara IBM dan Lenovo pada Desember 2004, dimulailah proses sinergi di antara keduanya. Setelah beberapa lama, tanggal 1 Mei 2005 menjadi tonggak baru dalam sejarah IBM-Lenovo. Saat itu divisi PC IBM resmi menjadi divisi PC Lenovo.

Analisis kekuatan dan kelemahan Lenovo

Strength

  • Menempati posisi terkuat market share di negara asalnya yaitu di China, karena 90% penjualannya berasal dari China. Lenovo mendapatkan keuntungan yang besar sebagai market leader di China.
  • Biaya produksi yang murah
  • Mensponsori berbagai event untuk mengenalkan produknya secara global salah satunya adalah mensponsori Olimpic games di Cina tahun 2008
  • Strategi pemasaran dan distribusi yang baik
  • Menerapkan strategi aliansi dengan IBM pada tahun 2004

Weakness

  • Tidak mampu dalam memprediksi pertumbuhan pasar di segala segmen pasar mengakibatkan pada tahun fiskal 2008-2009 Lenovo harus menanggung kerugian USD 226,4 juta akibat penurunan penjualan PC-nya. Padahal, pada tahun fiskal 2007- 2008, Lenovo mampu mengeruk laba USD484,3 juta. Volume penjualan dan pendapatan turun signifikan karena dulu pasar berkembang bukan fokus mereka. Pada kuartal ketiga 2009, Lenovo dapat kembali meraih laba. Pendapatan Lenovo pada periode tersebut mencapai USD 4,1 miliar sedangkan laba Lenovo adalah USD 43 juta.

 

BARGAINING POWER OF BUYERS

Kekuatan daya tawar pembeli yang tinggi hal ini disebabkan karena kebanyakan pelanggan dell adalah perusahaan-perusahaan besar yang memanfaatkan sistem customisasi yang ditawarkan Dell, dimana para pelanggan tersebut dapat menegosiasikan harga, software, hardware, dan serta perjanjian layanan perbaikan.

 

THREAT OF NEW ENTRANTS

Ancaman yang berasal dari pendatang baru dalam industri IT dapat tergolong ringan, sehingga Dell tidak perlu terlalu mengkhawatirkan adanya ancamannya. Berat ringannya ancaman pendatang baru tergantung pada hambatan masuk dan reaksi dari para pesaing yang telah ada dimana pendatang baru akan memasuki industri atau pasar tersebut. Jika hambatan masuk ke industri tinggi dan pendatang baru dapat dikalahkan oleh para pesaing yang telah ada, maka perusahaan secara nyata tidak akan mendapatkan ancaman serius dari pendatang baru. Hambatan masuk dikatakan kuat, apabila :

  1. Skala ekonomi luas.

Skala ekonomis mengarah pada upaya penurunan biaya per unit produk. Skala ekonomi menghalangi pendatang baru karena faktor ini memaksa pesaing untuk memilih industri dengan skala besar (yang umumnya beresiko tinggi dan berbiaya tinggi) atau harus menerima ketidak-unggulan biaya (profitabilitas yang lebih rendah).

  1. Diferensiasi produk besar.

Differensiasi produk artinya perusahaan yang mapan memiliki identifikasi merek dan loyalitas cutomer yang berakar pada periklanan, pelayanan pelanggan, perbedaan produk dimasa yang lampau. Diferrensiasi menciptakan hambatan masuk dengan memaksa pendatang baru mengeluarkan biaya yang besar untuk mengatasi loyalitas pelanggan yang ada.

  1. Kebutuhan modal besar.

Kebutuhan untuk menanamkan sumberdaya keuangan yang besar agar dapat bersaing menciptakan hambatan masuk.

  1. Akses ke saluran distribusi yang luas.

Hambatan masuk dapat ditimbulkan dengan adanya kebutuhan dari pendatang baru untuk mengamankan distribusi produknya. Bilamana saluran distribusi untuk produk tersebut telah ditangani oleh perusahaan yang telah mapan, perusahaan baru harus membujuk saluran tersebut agar menerima produknya melalui cara-cara seperti penurunan harga dan diskon.

  1. Biaya beralih pemasok besar.

Hambatan masuk tercipta dengan adanya biaya beralih pemasok, semakin tinggi biaya beralih pelanggan, semakin tinggi hambatan masuk bagi pendatang baru

  1. Dilindungi oleh peraturan pemerintah.

Kebijakan pemerintah dapat membatasi pendatang baru dengan peraturan perijinan, peraturan periklanan, dan sebagainya

 

Kompetensi Inti Dell

  1. 1.      Build-to-order

Sistem ini memungkinkan bagi Dell untuk menerapkan just-in-time sehingga dapat meminimalkan biaya persediaan, menjaga kualitas produk dan mempercepat adanya produk baru.

  1. 2.      Direct to customer sales

Dengan menerapkan penjualan langsung pada konsumen, Dell dapat memotong mark-up retail sehingga dapat mempertahankan margin keuntungan yang lebih tinggi dan meminimalkan biaya.

  1. 3.      B2B value added services

Dell memberikan fasilitas yang belum dimiliki pesaingnya, yaitu layanan penandaan aset dan download software langsung oleh konsumen.

 

SWOT Analysis for Dell

STRENGHT

  1. Sistem just in time yang diterapkan Dell dapat dengan efektif menurunkan biaya persediaan sehingga dapat menurunkan resiko untuk inovasi dan mengurangi harga.
  2. Desktop manufaktur
  3. Dell mendapatkan dukungan yang baik dari pelanggan, karena dalam usahanya 90% dari sistem-sistem yang diterapkan Dell berfokus pada kepuasan pelanggan di seluruh dunia (Asia 92%, Eropa 90%).
  4. Sistem penjualan Dell melalui website berperan sebesar 50% dari penjualan.
  5. Dell menjalin hubungan jangka panjang dengan pemasok. Dell bekerja sama dengan satu atau dua suppliers selama suppliers tersebut tetap menurunkan biaya dan meningkatkan inovasi produk.

 

 

WEAKNESS

  1. Dell masih kurang menyentuh pasar Asia dengan sistem B2C-nya.
  2. Dukungan yang diberikan masyarakat US kepada Dell tidak sebesar di Asia dan Eropa, yaitu dengan kepuasan konsumen hanya 80%.
  3. 3.      Outsourcing manufacturing
  4. Jaringan distribusi terbatas
  5. 5.      Laptop manufacturing

 

OPPORTUNITIES

  1. Banyaknya orang yang online
  2. Ekspansi produk baru
  3. Dengan sistem listening-to-customer, Dell dapat melakuakan inovasi produk berdasarkan ide dan dukungan pelanggan.
  4. Dell menerapkan system integrasi vertikal
  5. 5.      White Box PC’s

 

THREAT

  1. Pada penjualan ritel 2007, pangsa pasar untuk konsumen turun.
  2. Dell harus bersaing dengan HP pada pasar yang paling banyak menghasilkan keuntungan.
  3. Standarisasi teknologi memungkinkan pesaing untuk melakukan outsourcing manufaktur yang dapat menurunkan harga pesaing.

 

STRATEGI DELL

  1. 1.      Overall Low Cost Provider Strategy
  2. a.      Build to order

Dell hanya menghasilkan produk yang pasti dibeli konsumen karena pembuatannya berdasarkan pemesanan mereka. Hal ini dapat meminimalkan stock input dan biaya penyimpanan. Sistem ini juga dapat meningkatkan efisiensi karena Dell tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk outsourching perusahaan manufaktur.

  1. b.      Partnering closely with suppliers

Dengan melakukan evaluasi, memilih dan percaya para pemasok, Dell dapat menekan biaya inventori, dan meminimalkan stock input. Kerjasama ini juga merupakan salah satu penerapan just in time.

  1. c.       Direct sales

Penjualan langsung (direct sales) yang dilakukan Dell antara lain berupa personal selling, e-commerce, by phone, fax.

 

  1. 2.      Penjaminan mutu
  2. a.      Good customer service
    1. 1.      Premier pages

Tujuan dari adanya premier pages ini adalah untuk memberikan kemudahan pada para pelanggan B2B dalam mengakses informasi secara online mengenai semua product Del. Selain itu, dalam premier pages ini pelanggan B2B juga dapat langsung berkonsultasi dengan pihak Dell.

  1. 2.      Listening to customer

Dell secara periodik menyelenggarakan forum regional untuk para kosumen terbaiknya. Dalam forum ini, Dell memperkenalkan produk-produk barunya, mengumpulkan informasi terkait masalah-masalah yang dialami pelanggan dan keinginan-keinginan pelanggannya

  1. 3.      Dell Service

Dell memberikan layanan garansi satu tahun pada produk PC yang dihasilkan. Jika ada produk yang rusak Dell akan segera memperbaikainya.

 

  1. b.      RnD Focused on Customer need

Divisi RnD Dell bertugas menelusuri, menguji perkembangan, dan memastikan  komponen dan software yang paling bermanfaat dan hemat biaya bagi konsumen. Dell atas nama konsumen melakukan pensortiran terhadap semua teknologi baru yang masuk ke pangsa pasar dan membantu mengarahkan pilihan konsumen dan memberikan solusi paling relevan dengan kebutuhan konsumen.

 

  1. 4.      Supplementing Strategy
  2. Akuisisi

Dell melakukan akuisisi terhadap beberapa perusahaan pemasok berupa pengadaan software, perusahaan pelayanan email, IT consulting dan perusahaan lain.

  1. Aliansi

Dell melakukan aliansi dengan HP dan LexMark untuk produk printer, dan aliansi dengan EMC untuk penyimpanan data.

  1. Outsourcing

Dell melakukan outsourcing untuk pekerja.

  1. Value chain

Dell melakukan pemotongan value chain sehingga dapat menurunkan biaya aktifitas rantai nilai. Dengan sistem ini, Dell mendapatkan beberapa keuntungan, antara lain :

  • Meminimalisasi persediaan/stock input
  • Biaya perakitan rendah
  • Mendapatkan respon yang cepat terhadap pesanan konsumen

 

 

DELL vs HP

1        Operating philosophy

  • Dell :

 

  1. a.      Build to order

Dell menerapkan system build to order dimana barang yang diproduksi disesuaikan dengan pemesanan dan spesifikasi konsumen.

  1. b.      Pengawasn terhadap perusahaan manufaktur

Dell melakukan pengawasan dalam proses perakitan PCnya.

  1. c.       Penjualan langsung

Dell menerapkan penjualan langsung dengan melakukan personal selling, e-commerce, by phone, maupun fax.

  • HP
  1. a.      Build to stock

HP memproduksi secara massal produk-produknya sebelum dijual pada konsumen.

  1. b.      Outsource manufaktur

Untuk memenuhi produksi massal produknya, HP melakukan outsoursing perusahaan manufaktur.

  1. c.       Jaringan distribusi luas

HP mepunyai jaringan distribusi yang lkuas untuk memasarkan prosuknya.

 

  1. 1.      Key products

Dell :

Dell menjadi pemimpin dalam pembuatan PC dan server di US dan berada di posisi kedua di pasar dunia.

HP :
Hp menjadi pemimpin dunia untuk produk PC, servers, and printers

 

  1. 2.      Market share in PC sales

Dell :

Market share Dell di dunia adalah sebesar 14.9% dan 28% di US

HP :

Market share HP di dunis adalah sebesar 18.8% dan 23.9% di US

 

 

  1. 3.      Financials

Dell :
pada tahun 2008, pendapatan per tahun Dell adalah $ 61.1 miliar dan $ 3 miliar untuk keuntungannya

HP :
pada tahun 2007, pendapatan HP adalah sebesar $ 104.3 miliar dan $ 7.3 miliar untuk keuntungannya

 

  1. 4.      Key acquisitions

Dell :

Pada tahun 2007-2008, Dell menghabiskan $2 miliar untuk mengakuisisi pemasok software demi value added service-nya

HP :

Hp mengakuisisi Compaq pada tahun 2002, DS pada tahun 2008, dan menghabiskan $7 miliar untuk perusahaan software, dan perusahaan servis.

About lanamichi

just wanted to share experiences, stories and add to friends
This entry was posted in About Dell. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s